Jumat, 30 Juli 2010

Transgender?!?! Idiiih!


Scott dan pasangannya Thomas dilahirkan sebagai anak perempuan dan telah menjalani operasi dan perawatan hormon untuk mengubah jenis kelamin mereka. Secara hukum Scott telah menikah dengan Thomas, keduanya kini tinggal di California, Amerika Serikat.

Kini Scott Moore (30) sudah hamil tua.Scott adalah 'pria' kedua yang bisa hamildan bulan depan ia akan melahirkan anak pertamanya.

Pasangan tersebut kini telah memiliki dua anak laki-laki yang diadopsi, yakni Gregg (12) dan Logan (10) yang merupakan anak dari perempuan mantan pasangan Thomas sebelumnya. "Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa keluarga transgender juga bisa hidup sehat, penuh kasih sayang," ujar Thomas.

Sebenarnya, Scott lahir sebagai seorang gadis bernama Jessica. Pertama kali ia menyadari bahwa ia ingin menjadi seorang pria ketika memasuki masa puber pada usia 11 tahun. "Saya selalu berpenampilan tomboi, tapi ketika payudaraku mulai tumbuh saya sadar saya dilahirkan di tubuh yang salah," jelasnya.

"Ketika saya memberitahu keluarga saya, mereka pikir saya gila, tapi mereka secara bertahap menyadari saya serius dan mengizinkan saya untuk mulai mengambil hormon laki-laki ketika saya berusia 16 tahun," imbuhnya.

Orang tua Scott membayar £ 4.600 untuk mengangkat payudaranya. Scott dan Thomas bertemu tahun 2005 di sebuah pertemuan kelompok pendukung bagi kaum transgender. Thomas memulai transisi saat berusia 19 tahun, meskipun dia tahu sejak usia 4 tahun dia ingin menjadi seorang pria.

Dua tahun lalu, untuk pertama kalinya dunia dikagetkan oleh seorang 'pria' yang hamil dan melahirkan. Pria tersebut bernama Thomas Beattie (30) dan menjadi headline di seluruh dunia pada tahun 2008.


Gw suka geleng2 ngeliat para manusia2 berperilaku menyimpang dari kodrat kayak gini! Mrk menggembar gemborkan bhw mrk punya hak untk menentukan hidup (dan kelamin) mereka sendiri. Mereka selalu meminta untk dihargai, slalu meminta untk dianggap wajar sbg manusia. Tapi ya mau gimana lagi, tetep aja jijik ngeliat mereka yang kayak gitu! Jijik kan liat orang yang menampik kodratnya dr Tuhan, bukannya disyukuri malah coba dirubah2! 

Menurut gw sdiri, kalo mereka bilang itu hak mereka buat milih kodrat mereka masing2 sbg cowok atau cewek, itu SALAAAHH! Mereka itu manusia yang kufur, nggak bersyukur sama sekali! Kita ini sudah banyak dikasih hak oleh Tuhan, hak menentukan jalan hidup, hak memilih mau masuk surga ato neraka, hak untuk memilih pasangan, hak untuk menentukan masa depan, pokoknya sudah banyak pilihan dipersembahkan di depan kita. Dan kita hanya "manusia" yang "dipinjamkan hidup" oleh Tuhan! Gak semua hal bisa kita tentukan sesuka kita. Seperti halnya rencana Tuhan lain yang sudah ditentukan jauh sebelum ditiupkan roh ke jasad kita, waktu kematian, jodoh, rezeki, gender juga merupakan takdir mutlak yang harus kita terima dan jalani dengan penuh rasa syukur. Seperti halnya manusia yang tidak bisa memilih orang tua kandungnya, atau manusia yang tidak bisa berkehendak "tidak ingin terlahir jadi manusia" (Ya kali aja gitu, ada yang lebih pingin terlahir jadi kodok, uler, ato cicak mungkin!), semua rencana Tuhan itu pasti yang terbaik buat kita kok. Bayangin aja kalo ada yg terinspirasi jejak mereka yg transgender gitu, trus kepikiran..."Kalo kita boleh ganti gender seenaknya, kita juga boleh donk ganti spesies seenaknya?!?", trus mereka2 itu langsung mencoba merubah diri jadi kadal, katak, singa, atau spesies mutan gagal yang nggak jelas manusia ato binatang...

Coba teman2, BAYANGKAN! Bayangkan manusia2 yang mencoba bertransformasi menjadi binatang itu berkeliaran disekitar kita!

Bayangkan ketika kita memesan pizza, bel rumah kita berbunyi. Dan saat kita membuka pintu, manusia setengah buaya menongolkan diri dan berkata "Pizza delivery!"

MENYERAMKAN!

Pasti napsu makan langsung ilang seketika! Yang ada takutnya malah kita yg dimakan!

Lho kok jadi nyasar kesini ya obrolannya?!?!

Intinya mereka2 para pemberontak itu bisa menghancurkan ketentraman dunia! Mereka itu BERBAHAYA, karena bisa menimbulkan gagasan baru yang buruk dan merusak! Mereka itu melawan kodrat Tuhan, nggak tau berterima kasih. Kalau mereka sendiri nggak bisa menghargai kodrat dari Tuhan, kenapa kita harus menghormati mereka?!?!

Sabtu, 24 Juli 2010

Manusia Nanggung

Gw sebenarnya udah lama ngerasain ini, bahwa gue manusia nanggung.

Dulu gw begitu exiting sama seni, terutama gambar, coz setahu gw bakat gue disitu. Emang gw peka banget sense of artnya, mata gw peka warna juga. Well, menurut psychotest (brarti gw psycho donk?!?), kemampuan tertinggi gw emang visual sih, dan mereka pun mengakui bakat paling tinggi gw ya seni rupa itu! Gw bahkan pernah bercita-cita menjadi pure seniman (Yang kerjaannya cuma coret2 kanvas. Walau akhirnya gw urungkan karena ketidakterjaminan hidup mereka.) . Menjelang gw masuk kuliah, gw bahkan udah memperhitungkan buat masuk jurusan yang berbau seni. Gw sempet tes DKV Binus, dan lolos. Gw juga sempet diajuin masuk tanpa tes ke DKV trisakti, lolos juga. Dan karena bonyok gw gak mau gw kuliah dr rumah gw di Bekasi, mereka maunya gw coba UNJ yang emang deket dan negeri pula. Pas gw liat jurusannya, induk ilmu semua...(Emang sih lolosan sini kebanyakan jadi guru). Ya udah, iseng gw pilih jurusan seni rupa. Dan gw sadar disana (Gw udh mulai sadar pas tes gambar di Binus sih), masih banyak org2 yg berbakat di bidang seni, lebih dari gw! Gw tau kelemahan gw dalam gambar, cepet nervous dan nggak rapi(kotor)! Dan sekarang gw nggak pilih ketiga itu, yang dua swasta itu karena nyokap (dan gue) nggak mau gw kuliah jauh, nah yang UNJ karena disitu...gue minder! Para peserta yang tes bareng gw semua bener2 seniman, bikin silau, dan karyanya bagus2 ngujubile(Nggak kayak karya gw yang berantakan dan terkesan kotor)! Kayaknya gw lolos juga karena faktor lucky dan org dalem juga!

Gw juga sedikit tertarik sama teknologi. Dulu gw sebenernya gaptek banget, tapi setelah gw dibeliin kompi, gw malah ngejar ketertinggalan gw. Awalnya gw pengen banget masuk jurusan yg IT dan seninya balance, yah kayak DKV itulah! Biar gw nggak terlalu kental seniman banget, tapi bisa keliatan elit juga. Tapi entah kenapa sekarang gw nyasar di jurusan Sistem Informasi (Yg dulu gue kira mirip DKV), coz di kampus deket rumah gw yg gue pilih ini nggak ada jurusan DKV. Dan ternyata yang gw pelajarin sekarang adalah sistem, program, dan bahasa pemrograman. Oh GOD, padahal gw tipe yang gaptek, yang nggak up to date! Gw juga seringnya ngerusakin, nggak bisa ngerawat gadget gitu.


Dan selama ini gw juga dengan bangga memproklamirkan diri sebagai kutu buku. Gw emang gemar baca, tapi karena tidak didukung oleh faktor eksternal, bacaan gue juga nanggung. Gw baru sebatas menjamah bacaan ringan seperti komik dan novel ringan. Sebenarnya kalau dipinjamin dan dikenalkan dengan bacaan novel berat gw mungkin suka(Gw pernah baca yg kayak gitu, tapi mahal!)! Tapi sayangnya nggak ada yang membantu gw untuk mengenalkan novel-novel berat mana yang bagus untuk dibaca. Gw minder banget waktu gue liat blog temen gw, dia dengan pedenya mengutip tulisan dari penulis2 pro luar negeri, ampun, dengar nama penulisnya aja gw nggak pernah. Gw emang baru sebatas tertarik membaca novel cinta2an. Bacaan yang menurut gw paling berat palingan cuma tetraloginya Bang Andrea Hirata (Karena tebel dan bahasa dan bahasannya paling complicated), dan penulis fav yang paling bangga gw sebut cuma Stephanie Meyer doank(Taunya cuma itu!). Gw sebenernya suka yang non fiksi, pernah baca, tapi gw ini bokek-ers, ortu jg nggak ngedukung kegemaran gw membaca buku(Kalo gue mau beli buku harus pake uang jajan gue, jadi nggak berani beli buku2 mahal! Mrk kadang nggak suka gw beli buku banyak2! Mnurut mrk daripada tu uang dibeliin buat buku, mending dipake buat beli makanan! Hallah!). Hah, andai aja ortu gw ngerti betapa besar manfaat dari hobi membaca itu. Ortu gw emang tipe kolot, yang menurut paham mereka pelajar kayak gw cuma perlu baca buku pelajaran sekolah, selebihnya cuma buang2 waktu.

Seandainya gw dibesarkan di lingkungan orang2 yg expert dalam bidang tertentu, gw pasti setidaknya dapat mengenal satu bidang dengan lebih total. Misal gw dibesarkan dalam keluarga dokter, setidaknya dari kecil kan gw udah diperkenalkan dgn bidang kedokteran. Atau keluarga arsitek, gw pasti udah mulai dikenalkan dgn bidang bangun membangun atau merancang. Sayangnya gw anak satu2nya dari ortu gw yg kayak gitu itu! Keluarga gw pedagang, otomatis jarang bergaul sama org2 intelek dan kantoran juga! Nggak ada yang membantu gw mendalami suatu bidang. Gw nggak ada kenalan yg expert dalam bidang tertentu, paling keren anak kantoran, itu juga gak terlalu tinggi jabatannya.


Yang mungkin dapat gw banggakan karena bidang yang paling gw tau cuma shoujo manga doank! Itu juga terbatas pengarang manga favorit gw! Gw bisa nyebutin satu per satu karya Arai Kiyoko, Ryo Azuki, Morie Mako, Shinozuka Hiromu, atau banyak mangaka favorit gw! Gw juga bisa dengan cepat menebak siapa pengarang komik itu hanya dengan melihat gambarnya (Gw bisa inget ciri khas gambar mereka masing2! Gw udh bilang kan kemampuan visual gw amazing?) Apa gw expert di bidang ini?!? Inikah keandalan gue satu2nya?!?! Oh GOD! 

 

Selasa, 20 Juli 2010

Afgan Live From La Piazza

Ya ampun, OMG! Kemarin kan gue jalan-jalan tuh sama sohib gue Nanda dan Merry ke MKG. Kita emang janjian mau nonton eclipse bareng disana! Berhubung kita nontonnya di La Piazza, ya kita cari makan disana dulu sebelum nonton. Untung ada restoran Solaria yang dekat disana, kebetulan aja gitu nemu, ya gue juga lagi pengen makanan Solaria juga (ada yang lagi gue pinginin). Salut abis gue sama Solaria di La Piazza, interiornya bertema coklat dan terkesan etnik kuno gimanaa gitu! Betah gue disana!
Abis nonton, biasalah, secara jiwa kecewekan kita memanggil-manggil, ya nggak sah aja kalo di 'fashion mall' itu kita nggak windows shopping! Jadi kita keliling dulu ngiter-ngiterin mall itu, liat-liat. Dari ujung ke ujung, dari La Piazza mengembara sampe MKG 3, lumayan juga buat bakar lemak (Mana sendal gue pake hak!). Puas gue nemuin baju-baju dan asesoris cute, pokoknya ada beberapa deh yang udah gue incer! Emang sih, pas nyebrangin La Piazza, gue heran ada panggung lagi disiapin plus bangku-bangku banyak gitu! Tapi karena kemarin hari Senin, gue pikir, ah mungkin ini bekas acara malam minggu kemarin.
Ya yang pasti gue kunjungin tuh Fashion Hub. Nah abis capek belanja-belanja (Hallah, belanjanya juga cuma 1 biji baju), kita kan capek dan laper lagi tuh. Udah malem juga, jadi ya sekalian dinner aja, kita mutusin makan sensasi delight aja di Pizza Hut. Karena sohib kita yang biasanya ikut hari itu absen, jadilah kita malem itu cekikikan aja ngomongin dia yang emang konyol. Untung orangnya lagi nggak ada, abis kelakuannya ajaib banget!

Abis makan semua udah keabisan energi nih, udah mau pulang coz udah jam sembilan juga. Karena mobil dan supir kita di La Piazza, ya kita mau nggak mau dari MKG 3 harus balik lagi ke La Piazza. Pas kita udah dengan letoynya mendekati La Piazza, sayup-sayup gue dengar suara musik rame kayak ada panggung gitu di La Piazza. Terus kedengaran ada yang nyanyi, cowok. Ya ampun, kenal banget tuh gue suaranya, nggak salah lagi! AFGAAANNNN!
Langsung gue sama temen-temen gue semangat lagi, ngacirr kita nyamperin panggung yang megah itu. Kyaaa, gue seneng banget, udah lama gue nggak liat live music gitu, mana Afgan pula yang nyanyi. Ternyata mereka lagi shooting acara live Jago Karaoke di Global TV (Hopefully keshoot, hehehehe!). Setiap iklan kan hostnya turun dari panggung tuh buat discuss gitu sama crewnya. Untungnya gerombolan crew itu ada di dekat gue, jadi puas aja gue ngeliatin Indra Bekti dari dekat. Udah gitu yang jadi juri ada Audi lagi, lama juga nggak bakal bosan dh (Plesetan "Lama Lama Aku Bosan").
Sayangnya malam udah semakin larut (duileee), dan gue udah mulai terancam dengan bayangan Bonyok dirumah yang nunggu -anak perawan satu-satunya- ini pulang, siap menyambut gue dengan taring drakula. Hahahaha, abis penampilan Afgan, karena yg nyanyi cuma peserta-peserta gitu, ya gue tinggal pulang aja. Abis Afgan juga nggak kelihatan lagi sehabis turun panggung, tau , langsung cabut pulang kali tu artis! Padahal mau banget foto-foto atau minta tanda tangan kek gitu! Tapi ya udahlah, seenggaknya gue udah terhibur!

Sabtu, 17 Juli 2010

Spirit

Aku meregangkan badanku yang pegal, aku keasyikan di depan laptop hingga tak ingat waktu. Astaga, sudah tengah malam rupanya, aku harus cepat tidur. Segera kumatikan laptopku dan kurebahkan diri di kasur empukku. Rasa pegal membuat kesadaranku dengan cepat menghilang, ditimang oleh empuknya kasur dan wangi lembut parfum paris hilton yang tercium dari meja riasku. Dan aku merasa terbang...
Astaga...
Ini sih benar-benar terbang! Aku melihat keseluruhan kamarku dari sudut pandang yang aneh, sudut pandang diluar diriku, selolah aku sesuatu yang melayang hampir menyentuh plafon kamarku. Dan jasadku...terbaring di kasur, terdiam. Astaga, apakah aku mati?!?!
TIDAAAAAAAKKK!
Lho...lho...aku merasa melayang semakin tinggi hingga menembus plafon kamarku dan langsung menembus ke atap rumahku di lantai tiga.
"Tolooong! Toloooong!" Aku berteriak takut karena tubuh ini melayang tanpa bisa dikendalikan. Entah harus bersyukur atau takut, aku menjumpai sosok pemuda di atap rumahku.
"Ada apa?" Dia menghapiriku dengan bingung. gerakannya begitu ringan.
"Aku nggak bisa ngontrol gerakanku! Tiba-tiba aku melayang tanpa arah, nggak tau kenapa!" Aku mengadu panik, bodo amatlah siapa atau apa yang ada di hadapanku ini.
Ia menyeringai, OMG, ternyata ia IKEMEN (cowok keren). Garis mukanya terlihat seperti aktor drama jepang yang pernah kutonton. Ia tinggi, gagah, berkulit putih, beralis tebal, bermata tajam, garis rahangnya kaku tegas, apalagi dengan rambutnya yang rada acak tapi berkonsep, benar-benar cowok impianku. Seperti tokoh utama cowok di shoujo manga yang sering kubaca. Dan...ia memegang tanganku tiba-tiba! Tapi, aku kembali teringat keadaanku yang mengkhawatirkan ini.
"Apa aku sudah mati?" Tanyaku khawatir. Ia juga tampaknya bukan manusia, terbukti dengan gerakannya yang ringan dan tidak memijak tanah, tapi ia tetap keren sih.
"Mungkin!" Ia mengangguk sambil memutar bola mata, berpikir. "Tapi mungkin juga belum!" Ia lalu menjelaskan. "Kadang kudengar ada juga kasus jiwa lepas dari raga ketika tidur, tapi jiwa itu bisa kembali lagi, alias hanya sementara! Mungkin kamu seperti itu!"
Heran dengan rupanya yang sangat chinese namun bahasa indonesianya sangat lancar, aku jadi tergelitik rasa penasaran. "Kamu...siapa sih?"
Ia lalu tersenyum, "Aku Naruto Honda, penunggu uhm...penjaga rumah ini!"
Aku sempat ternganga, lalu mulai tidak tahan untuk tidak tertawa. "Hmpphh...he..he...he..ha ha ha ha!" Namanya benar-benar paduan yang menarik.
Kulihat wajah cute cowok itu cemberut padaku, lucu sekali. "Jangan ketawa donk! Aku tau kok namaku menggelikan! Naruto itu tokoh anime, dan Honda merek mobil kan?"
"Lho kok tau?!?!" Heranku.
"Aku kan juga sering melihat aktivitas orang-orang di sekelilingku!" Katanya.
Aku mulai kasihan membuatnya manyun terus, sepertinya aku perlu membalas perkenalan ini. "Oke Naruto, namaku..."
"Lanisha Geina Putri, panggilannya Nisha. Hobi baca shoujo manga dan suka nyanyi-nyanyi soundtrack anime dengan asbun!" Tanpa diminta Naruto melanjutkannya, memotong penjelasan Nisha.
Aku jadi cengar-cengir salting. "Hehehe, kok tau sih?" Celetukku mencoba mengalihkan topik. Sumpah, aku malu! Ia pasti sudah tahu semua keburukanku juga.
"Seperti yang aku bilang tadi!" Ia tersenyum sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Dan badanku kembali goyah, hendak terbang lagi. Untung Naruto sigap memegang tanganku lagi.
"Eh iya, aku harus panggil apa nih? Honda?" Aku ingat kebiasaan orang jepang, jangan asal panggil nama kecilnya.
"Udah, Naruto aja!" Ia menolak santai.
"Oke deh, Naruto...Gimana...cara kembaliin aku ke ragaku nih?" Aku kembali cemas dengan nasibku. Takutnya jiwa ini terlepas jauh dari ragaku dan tidak bisa kembali.
"Biasanya sih tinggal menunggu subuh aja, waktu mentari mulai muncul kamu harus cepat menyatukan diri dengan ragamu!" Ia memberitahu dengan yakin.
Aku nyengir maksa kali ini, tak bisa membayangkan lamanya waktu yang akan kulalui dengan ketidak pastian ini. "Aku takut!" Ucapku jujur, apalagi aku memang penakut. "Aku takut ngelihat hantu atau semacamnya!"
"Hei, aku kan hantu!" Naruto mengingatkan.
"Yah, maksudnya hantu yang seram gitu!" Aku menjelaskan lebih rinci agar tidak ada yang tersinggung. "Kalau sama kamu sih oke aja!" Aku menunduk dengan mata melirik pemuda itu, berharap ia menawarkan bantuan lagi.
"Udahlah, aku temenin deh!" Ia merangkul pundakku. Aku memang tidak bisa merasakan degup jantungku kini, tapi kalaupun ada, aku pasti deg-degan banget. "Mungkin supaya kamu merasa lebih aman kita ke kamarmu aja!" Ia menuntunku untuk turun, menembus lantai. Dan aku di kamarku lagi, bersama Naruto yang menggenggam pergelangan tanganku erat. Bukan apa-apa, ia takut aku melayang tak karuan lagi, tapi itupun sudah membuatku senang.
"Ngobrol aja yuk biar nggak berasa!" Ajaknya santai sambil duduk di tempat tidurku. Aku mengikutinya dengan duduk di sampingnya.
"Kamu kayaknya benar-benar perhatiin kehidupan aku ya?" Heranku, teringat semua yang ia tahu tentangku.
"Ya iyalah, aku sudah lama berada disini, dan cukup terhibur dengan kekonyolan kamu! Huahahahaha!" Sekarang malah dia yang tertawa, aku saja tidak mengerti apa yang ditertawakannya. "Aku ingat, setiap kali kamu baca komik atau nonton anime di laptop, ketawanya pasti nggak tau diri banget sampai-sampai ibu kamu panik mengira kamu kesurupan?"
"Oh yeah, kalo soal itu jangan diingat donk!" Aku menepuk pundaknya. "O iya, kamu...orang Jepang asli? Kok bisa ada di sini?" Aku teringat pertanyaan yang berkecamuk di benakku itu.
"Ingat soal zaman penjajahan Jepang?" Ia memberikan clue dan aku segera paham dengan membentuk bibirku menjadi bentuk o kecil. "Yup, aku tentara Jepang di jaman itu!"
"Ngerti-ngerti! Sugoooiii!" Kagumku dengan sok-sokan berbahasa jepang.
"Hallah, bisanya baru sugoi aja betingkah!" Ledeknya sambil mengacak-acak rambutku.
"Biarin kek, yang penting bisa!"

Jumat, 16 Juli 2010

Opini Tentang Radithya Dika

Kalo kalian kira akan mendapati tulisan opini kayak di diary SD sprt 

*Centil

*Lucu

*Imut

*Ngegemesin

Maka anda SALAAHH!

Gw nulis ini pas lg liat Kakanda (Duilee) Radith di TV One. Jujur gw salut sma penulis (bodoh) yg satu ini (Sok jaim, padahal suka berat sama tulisannya! KYAAA, Radit, kasih cap jempol donk di kaos emak gw! CAP JEMPOOOOOLLLL!). Bukan karena kepandaiannya kayang dan ketiadaannya urat malu, bukaaan! Saia...gimana yah...hehehehe...merasa banyak kesamaan sama Bang Radit ini(Entah ini sebuah pujian atau hinaan buat orgnya sendiri, atau anda akan menganggap saia gila krn mau disama samain sma dia?!?! Saia sudah pasrah!). Bukan cuma karena sama-sama org batak (Ehem, ingat marga saya Lubis? Oke, makasih kalo tidak ingat, cuma nanya!) dan ulang tahunnya cuma beda sehari (Ini serius, beda tahun tapinya!). Tapi ada kesamaan dengan kami berdua, kami "bangga menjadi aneh, dan jujur dengan keanehan kami". Menurut gw Radith telah MENGGEBRAK Indonesia dengan tulisannya yang jujur dan apa adanya (walau sedikit mempermalukan dirinya sndiri...). Keterbukaan itu yang gw suka. Di saat manusia2 indonesia mati2an berjuang melawan dirinya sendiri demi satu kata "JAIM", Radith MERUNTUHKAN itu semua. Ia seolah memproklamirkan bahwa keanehan itu manusiawi dan KEREN, dan justru sangat TIDAK KEREN dan tidak manusiawi kalau kita tidak mempunyai keanehan (Aneh=gokil=virus yang disebarkan Radith melalui bukunya).

Radith di satu sisi telah mengajarkan pada kita semua untuk "banggalah pada diri sendiri, seaneh apa pun kelakuan kita". Kita seolah diajak untuk sadar bahwa keanehan kita itu menarik dan dapat menjadi daya tarik (Yeah, walaupun gw nggak yakin bakal ada cwo terpesona sama gw kalo gw ikut-ikutan kayang di depan monas kayak dia gitu!). Keanehan itu dapat menjadi ciri khas setiap individu yang pasti berbeda satu sama lain. Seperti anehnya Bang Radith yang suka pakai boxer beraksen sedikit (atau sangat?!?!) bencong seperti yang diujarkannya pada buku Marmut Merah Jambu, kita masing2 pasti juga memiliki sisi yang menurut kita aneh dan memalukan yang selalu kita sembunyikan(apalagi dari gebetan).  Keanehan itulah yang dicoba diangkat Bang Radith dari kesehariannya dan ditulis di buku2nya (Walau agak susah dicerna, knapa pemuda nekat satu ini rela mempermalukan dirinya sendiri?!? Kurang gizikah?!?! Well, gw anggap aja itu sebagai wujud "kerendahan hati", alias ilmu merendahkan diri sendiri.). 

Dia mengangkat harkat, derajat, dan martabat para weirdos yang selama ini tersisihkan dari dunia karena jujur pada keanehan mereka masing2 (Oke, saia ngaku! Saia salah satunya!). Padahal si manusia2 jaim yang selama ini berseliweran belum tentu pula tidak mempunyai sisi aneh dalam sifat dan kehidupannya. Cuma saja mereka mungkin mati2an menutupi kekurangan mereka dan menampik mati2an keanehan mereka yang mereka anggap memalukan (Seperti menggigiti pinggiran bantal mungkin, mencium ketek sendiri, gigitin kuku jempol kaki?!? Atau menciumi bantal kayak saia?!?! AIIH, jadi maluu!). Come on, setiap orang pasti mempunyai sisi konyolnya tersendiri (atau mungkin tingkah memalukan), dan siapa sangka akan menjadi menarik bila itu diceritakan dengan gaya yang menarik. Jadi berhentilah menampik dan menutup-nutupi kekurangan dan keanehan kita, karena, sekali lagi, sangat amat wajar jika manusia memiliki sisi keanehan tertentu. Justru nggak asyik banget kalau kita nggak punya suatu keanehan, jadi nggak unik! 

Jadi buat orang2 yang selama ini sibuk melirik kelakuan orang lain dengan satu alis terangkat, nyinyir dan bergumam "Ikh aneh!" dengan jijay, seolah dia org paling perfect sedunia...

Gue cuma mau bilang "BASI LOE!"

Dan kalau gw kepergok lagi nyolong kolor babe gue buat ngobatin jerawat gue dan ditanya nyokap..."Siapa yang ngajari kamu begitu?"

Dengan mantabb gw bakal jawab "Bang Radith noh!" sambil garuk2 pantat!

Wkwkwkwkwkwkwk...

Maap yak klo ada yg menyinggung!

Rabu, 14 Juli 2010

My Inspiring Idol (Extra)

Boleh nambahin nggak?
Sebenarnya lagu2 Sherina yg tepat banget bwt gw itu ada banyak. Terutama...inget nggak temen gw yg suka ngeledekin gw karena gw suka Sherina? Mereka itu gank cwe2 centil gitu deh! Yg dulu hobbinya ngobrolin AADC ato berburu posternya F-Tse! Pkoknya klo pagi nunggu bel pasti heboh ngomongin meteor garden.
Gue nggak terimanya mereka itu nge"under estimate" gw dan Sherina banget! Padahal lagu2 Sherina nggak kekanak2an bgt kan ya buat seukuran gw wktu itu?! Merekanya aja yg sok gede en kegenitan. (Hellooo, kita masih sekitar kelas 5 SD loh, segede apa sih loe?!?!) Gw gak suka bgt gaya mrk yg seolah primadona kelas gitu, terus seenaknya menjurge dan menilai gw terus dgn sok ngatur. Nah makanya pas keluar lagu hitsnya Primadona, lagu itu tuh gw peruntukkan bwt mereka deh! Liriknya tepat banget. Dlm hati gw ngebatin PUAS. Nih gw kasih liriknya:

Kutahu suatu saat akan kuhapus semuanya
Kriteria emas yang selama ini membelengguku
Kutahu suatu saat kuakan benar-benar hidup
Dengan gaya dan aturan yang sudah teramat kudambakan

Jadi tunggu saja pasang kelima panca inderamu
Camkan dengan pasti kuyakin kau akan

Reff:
Berhenti menggelengkan kepalamu
Berhenti membangun pertahananmu
Kau akan sadar kau akan tahu
Bahwa kau bukan primadona

Kutahu suatu saat akan ada sebuah era baru
Di mana saatnya kuberbalik dan menertawakan teorimu
Kutahu suatu saat kita akan bertemu lagi
Dan seakan kau tak mengenalku tapi aku sudah tak peduli

Jadi tunggu saja pasang kelima panca inderamu
Camkan dengan pasti kuyakin kau akan

Chorus:
Berhenti menggelengkan kepalamu
Berhenti membangun pertahananmu
Kau akan sadar kau akan tahu
Bahwa kau bukan primadona

MAKAN TUH IDOLA GW YG LU UNDER ESTIMATE DULU! Manteb kan? Apa lu jadi ngefans juga sekarang? A little bit muna' ya kdengarannya?!?!
Kayaknya, mereka yg dlu sok menghina2 gw dgn Sherina gw, sekarang bkal berbalik. Dan gw jg sekarang udh merdeka dr penilaian mrk. Sekarang saatnya gw menertawakan penilaian mereka dulu! Mana Sherina yg dulu mrk anggap payah dan nggak keren?

Hahahahahaha!


Eh iya, dan Sherina ini udh gw anggap sbg icon diva remaja indonesia! Imagenya diva bgt soalnya, dia tuh total dlm bidangnya. Pinter nyanyi, berbakat nulis lagu, pinter main piano, cerdas garap konsep, jago ballet, pokoknya dia bukan cuma artis, tapi trully seniman! Makanya nggak heran doi dipercaya jadi icon merek impor terkemuka, kayak Panasonic, Maybelline, kereeen!

Kalo ada urutan beberapa org yg bisa jadi Diva remaja indonesia seperti halnya Miley Cyrus mnjadi icon diva remaja Amrik, maka gw bakal pastikan ada tiga nama ini di dlmnya.

1. Agnes Monica

2. Sherina Munaf

3. Gita Gutawa

Ini tiga org yg mnurut gw popularity dan creatifitynya stabil sejauh ini, dan dipastikan lbh long lasting karena ketotalan mereka dlm bidangnya itu.


My Inspiring Idol 2



Lanjut yuk soal Mbak Sherina!


Eh iya, ada cerita menarik nih. Pas gw MOS SMP kan gw dsuruh nempelin foto kita dan foto idola di papan name tag brbentuk mickey yg segede bagong (Di kanan-kirinya gitu.). Yg lain yg mungkin udh pada gede pastinya lbh milih masang foto idola2 remaja keren semacam band atau apalah itu(ato masang tampang nyokap-bokapnya sndiri.) buat ditempel di kolom idola. Dan kalian bisa tebaklah foto siapa yg bakal gw pajang (Miyabi? Bukaaan!)! Yup, sherina. Trus pas kakak kelas (yg biasanya sok jutek, ini MOS, ingat?) lewat di depan gw yg lagi baris, dia ngamatin gw heran. Dia liat foto Sherina itu terus nanya gw "Kamu suka Sherina?".


Gw yg wktu itu keingetan tmen2 yg ngeledekin gw krn masih suka artis cilik jadi jiper, jangan2 alasan itu bs dipake ni kakak buat ngebantai gw(Mungkin dimatanya gw bisa dianggap "childish" kali! Kali gitu!). Gw udh mnunggu detik2 menuju ajal tuh, gw jujur aja bilang iya, masa iya gw bilang "Nggak kak, sbnrnya saya lbh suka Mbah Surip!", sedangkan udh jelas2 terpampang foto Sherina di name tag gw (Lagipula gw blm kenal Mbah Surip jg kali!).


Eh si kakak malah bilang "Sama, saya juga suka Sherina!"


Gubraaak...


Terus di masa Sherina vakum dia malah nongol nyanyiin yang theme song Tsunami itu loh! Kan gw makin geregetan ya (Lho kok ada judul lagunya dia?!?! Hehehehe!)! Akhirnya bintang idola gw yg udh lama ilang, muncul lagi. Gw cari2 tuh ttg lagu itu di internet. Lucky me, gw yg wktu SMP ikut Nasyid (SMP islam gtu, jadi posisi padus diganti ekskul Nasyid! Jgn bayangin lagu nasyidnya ttg islam smua gitu, kadang temanya universal juga!) ternyata dpt kehormatan nyanyiin lagu Mbak Sher yg ttg Tsunami itu. Well, gak cuma gw sih, tepatnya seluruh anggota nasyid. Jadi ya gw skalian bisa ngapalin dan praktekin lagu itu scr formal dan punya alasan bwt ngedengerin lagunya itu berulang2 kali.

Dan gw dpt serangan jantung mendadak(Oke, gak sgitunya sih!) wktu denger Sherina bikin New Album, dgn konsep REMAJA. Tp wktu itu gw cuma bisa ngeliat mupeng Sherina tampil di slh satu acara musik lg mempromosikan album barunya (Primadona, wktu itu). Dan pas Sherina nyanyiin lagunya, penonton yg lain udh pada hafal gitu, ikutan nyanyi(bahkan udh pada punya albumnya, nunjukin covernya gitu!). Gw ngenes banget, berasanya wah...gw ketinggalan info banyak nih! Wktu itu lg masa2 berat keluarga gw, lagi bolak-balik rumah sakit krn Bokap lg sakit jantung parah. Jadi ya gw ketinggalan info banyak krn sibuk ngurusin bokap di RS (mana gw ultah di RS, gak ada yg inget, hiks!) Dan gw ngenesnya wktu di sebuah toko di RS itu, gw denger lagu dr album Sherina terbaru dipasang, wktu itu gw terpukau sekaligus ngenes.

Terpukau krn seolah mndapatkan sesuatu yg udh lama gw idam2kan, dan mngetahui bahwa sesuatu itu nggak mengecewakan, bahkan memuaskan bgt (Wktu itu gw touched bgt sma lagu "I'm here to stay"!).

Ngenes karena, gw terdampar di RS itu, belum punya albumnya (padahal itungannya udh cukup lama dr launchingnya)dan bahkan belum cukup hapal lagunya (Ukuran gw, menghapal keseluruhan lirik lagu adlh syarat mutlak untuk mengklaim bhw gw menyukai lagu itu. Dasar ya anak Nasyid!). Dan bahkan gw nggak punya waktu bwt ngurus semua keegoisan gw itu.

Akhirnya stlh lepas dr masa2 susah (Don't worry, bokap gw udh gapapa!), exactly gw langsung beli albumnya. Dan gw PUASS bgt, kyk habis nyetor di WC setelah 1 minggu menahan kebelet(Eh...kyk gitu nggak ya?!?!).
Dan gw paling suka, gaya klasiknya itu masih dipertahankan (My favourite is 2 see her singing with some classic and dramatic touch, how elegant!)!

Gw prnah liat performance dia yg amazing bgt, yg bikin gw mikir "How gorgeous, ni org apa peri sih?!!". Wktu itu di slh satu acara musik, dia pake gaun pink asimetris gitu (Yg jatuhnya perfect bgt di gesture badan dia yg proporsionalnya ngujubile.), terus nyanyi lagu Pelangi di Tengah Bintang (Masa2 album Gemini blm keluar!) dengan rambut panjang ala fairynya.
HWAAAAA, Kawai naaaa! Sugooooi!
Sejak saat itu gw cari MP3 Pelangi di Tengah Bintang yg qualified di 4shared dll, kok gak ada ya yg jernih!?!? Yg punya tlng upload donk! please!


Sekarang gw juga masih suka sentuhan classic dan orchestra di albumnya yg Gemini. Terutama Simponi Hitam. Entah itu kebetulan atau kami memang sehati (Hallah), lagu2nya dia hit me at perfect timing and perfect moment! Pas bgt gw baru putus dr cwo gw (Dan gw jg tw dia bkin lgu itu abis putus dr cwonya! Hihihihihi! Siapa yaaa nama cwonya?!?! Penulis favorit gw jg tuh padahal!). Jadi sekarang nada tunggu HP gw jg gw pasang lagunya yang "Pergilah Kau", biar klo ex-boyfriend gw denger, nancebb dalem! Wkwkwkwk!
Tapi...klo lagi meratapi nasib sih, diem2 gw nyetelnya ya Simponi Hitam itu, hiks hiks! Kena banget!


Eh iya, soal gesture jg gw suka bgt bentuk tubuh dia yg perfect, gerakannya jg gemulai (Yeah i know, punya basic balet sih!). Gw nggak prnh liat artis yg nyanyi dgn bahasa tubuh seindah itu, gerakannya enak aja gitu diliat (Bahkan mungkin walaupun cuma garuk2 ketek)! Padahal gw cewek loh, tapi gw sampe bisa ngerti how beautifull her body is! Padahal klo badan cwe lain mah mana gw peduli, ngamatin juga nggak! Dia kurusnya beda soalnya, bentuknya pas aja gitu bwt gw. Oh iya, dan aura bintang! Mungkin banyak org bisa nyanyi, tapi...nggak bnyk org mmpunyai aura bintang dan natural tallent kyk dia gtu.

Pokoknya salut sama Mbak Sher, dan waktu beredar gosip miring tentang dia, gw nggak pernah percaya. Gw cuma ketawa dengernya sambil nyeletuk santai "Alaaaah, gak mungkiiin!", secara dia orgnya behave bgt gitu! Kecuali dia tipe artis HOT kontroversial, suka dunia malem dan dugem, nyeletuknya pedes dan nyeleneh hampir mnekati jorok, asbun, sok sekseeh, baju buka2an kurang bahan, tuh baru kalo ada kabar sensasional gitu mungkin gw percaya, tapi sayangnya dia jauh dr image itu, so far so good lah, masih sewajarnya.